Selasa, 22 Desember 2009
stil on His way
bulan-bulan berganti...
dan..tahun-tahun berlalu...
usia semakin tua...
dalam masa-masa sulit, aku merindukan kehadiran seseorang yang akan menemani kesendirian ini...
menjalani hari-hari dengan kesendirian bukanlah hal yang mudah...
berjuang untuk tetap semangat dengan sendiri adalah sesuatu yang sangat sulit...
kita ingin dapat mendiskusikan semua hal-hal kecil kepada seseorang yang menjadi penolong bagi kita...
setiap orang pasti pernah dan mungkin akan mengalami hal ini...
tapi....
saya kembali diingatkan...
jangan karena keinginan kita yang begitu dalam...
akhirnya prinsip kita menjadi korban...
kebenaran yang kita tahu menjadi korban...
tetaplah setia pada standar yang Dia rindukan atas hidup kita..
walaupun hal itu seakan-akan begitu sulit untuk dijalani...
tetaplah setia untuk menunggu jawaban atas doa-doa kita...
walaupun kita merasa hal itu terlalu lama...
tetaplah setia untuk merasakan kebersamaan denganNya...
walaupun secara manusia kita merindukan seseorang disisi kita...
tetaplah peka, untuk merasakan kasihNya melalui orang-orang disekeliling kita...
yang mungkin hal itu adalah alat yang Tuhan tempatkan untuk menolong kita dalam kesendirian ini..
Tuhan..
jangan biarkan aku menyimpang dari standarmu...
jangan biarkan nafsu kedagingan menguasai hidupku...
jangan biarkan aku bermain-main dengan hal-hal yang dengan jelas tidak sejalan dengan kebenaranMu...
jangan biarkan aku mengambil keputusan yang salah dalam hidupku..
aku percaya...
Engkau akan mengerjakan semua itu tepat pada waktunya..
dan aku mau menjadi suratan yang hidup..
untuk memuliakanMu disetiap waktu...
happy birthday Jesus
air mengalir di tenggorokan dan kamu pun merasakan kesegaran...
cahaya memancarkan sinarnya dan kamu pun melihat terang...
adakah kehadiranmu dirasakan oleh orang lain?
jiwa ini kosong...
pikiran ini mampet...
hati ini panas...
bibir ini kelu untuk berdoa...dan lutut ini tak sanggup untuk bertekuk dihadapanMu...
terlalu hina hidupku dihadapanNya.....
terlalu kotor pikiran ini di hadapanNya...
terlalu najis tubuh ini di hadiratNya...
tidak ada yang dapat ku bawa ke hadiratNya...
demi segenggam debu, Engkau meninggalkan tahta agungMu...
demi manusia seperti aku, Engkau rela dibatasi ruang dan waktu...
demi manusia sombong ini, Engkau menerima ketidak adilan dunia ini...
demi manusia yang tidak tau berterimakasih ini, Engkau rela bercucuran darah di golgata...
apakah yang dapat aku bawa padaMu...
apakah yang dapat kupersembahkan padaMu...
apakah yang dapat kubanggakan dihadapanMu...
semuanya tidak benar dihadapanMu...
Engkau lahir di tempat yang sederhana
supaya aku yang sederhana tidak minder ditengah-tengah dunia ini...
Engkau lahir dari keluarga miskin
supaya aku tidak minder atas kemiskinan keluargaku
Engkau mau dianggap bersalah
supaya kami tidak frustasi ditengah-tengah dunia yang tidak adil ini...
dan..
Engkau mau untuk mati atas dosa..
supaya aku hidup dan menang dari dosa....
lahirlah Engkau di dalam hatiku...
lahirlah Engkau di dalam keluargaku...
ini hidupku dan keluargaku jadi palungan bagiMU...
happy birth day JESUS...
providensinya Allah dalam hidupku
ketika banyak hal Dia ijinkan terjadi...
ketika semuanya tidak seperti yang diharapkan...
ketika semua hal yang kutakuti akhirnya terjadi...
bahkan ketika mulut ini tidak sanggup untuk berkata-kata, saat orang yang kukasihi menyimpang dari kebenaran...
akhirnya...
hati ini bertanya....
benarkah ini semua providensinya Allah dalam hidupku dan keluargaku?
benarkah semua ini terjadi untuk mempersiapkan kami dalam menghadapi hal yang mau Tuhan nyatakan?
benarkah dalam kondisi ini pun Allah masih mencintaiku dan keluargaku?
dan apakah Tuhan masih sayang pada kami?
Tuhan...
ampuni aku...
ampuni keluargaku...
jikalau terkadang, kekuatiran terlalu menguasai hidupku...
ajar aku...
ajar keluargaku...
untuk melihat ini BENAR2 PROVIDENSINYA ALLAH...
dalam menyatakan sesuatu rencana yang besar dalam keluargaku...
KUTAK AKAN MENYERAH
PADA APAPUN JUGA
SEBELUM KUCIBA SEMUA YANG KUBISA
TETAPI KUBERSERAH KEPADA KEHENDAKNYA
HATIKU PERCAYA TUHAN PUNYA RENCAN....
benar Tuhan, biarlah hatiku sungguh2 percaya bahwa Engkau punya rencana dalam semua ini...
bermegah dalam kasih karuniaNya
hal apakah yang layak untuk kita banggakan?
layakkah kita bermegah atas hidup ini?
kita adalah debu tanah yang begitu hina....layakkah kita bermegah?????
jawabannya absolutly TIDAKKKKKKKKKKK
kita tidak layak untuk bermegah atas apapun juga...
tetapi
oleh karena Kasih karuniaNya, kita dilayakkan untuk bermegah...
bermegah dengan memiliki kemurnian hati yang dimurnikan dalam Kristus
bermegah dengan memiliki ketulusan hati untuk melayani sesama bagi Kristus
bermegah dengan memiliki hikmat yang dari Kristus...
bahkan...
kita harus belajar untuk memegahkan orang lain oleh karena kesetiaan mereka dalam Kristus..
sehingga...
kita saling mendukung dan mendorong untuk bertumbuh dalam Kristus...
TUHAN...AJAR AKU UNTUK BELAJAR DAN SETIA MENIKMATI ANUGRAHMU DENGAN MENGERJAKAN HIDUP INI HANYA UNTUK KEMULIAANMU DAN MENIKMATI PENYEMBAHAN KEPADAMU DALAM HIDUPKU...
Yosua 1
mungkin hal inilah yang Tuhan mau katakan bagiku dan bagi keluargaku....
hidup untuk tetap berada pada tracknya Tuhan ternyata begitu sulit...
terkadang kita merasa bersalah ketika kita tidak dapat mempengaruhi orang lain untuk berjalan dalam kebenaranNya Tuhan...
terkadang kita juga takut ketika harus diperhadapkan dengan kondisi orang yang kita sayangi tidak dapat menerima kebenaran itu....
tapi...
satu hal yang aku nikmati dari perjalanan hidup Yosua...
Tuhan tidak hanya memberikan perintah "kuatkan dan teguhkan lah hatimu", tapi pada saat yang sama Dia juga menyatakan janji-janjiNya bagi Yosua...."Sebagaimana Aku menyertai musa, Aku akan tetap menyertai kamu...."
hal inilah yang menjadi kekuaran bagiku, sebagaimana selama ini Tuhan telah menyatakan pemeliharaanNya bagi hidupku dan keluargaku aku juga seharusnya percaya bahwa Dia akan senantiasa menyertai hidupku dan keluargaku....
segala sesuatu ada dalam kedaulatanNya...
Dia yang menetapkan sesuatu terjadi...
Dia yang mengijinkan sesuatu terjadi...
Dia yang menghendaki sesuatu terjadi...
Dia yang membiarkan seseuatu terjadi....
tidak ada sesuatu apapun yang terjadi yang tidak diketahuiNya....
tetapi Dia rindu, kita boleh berjuang untuk tetap kuat dan teguh dalam iman kita padaNya dan senantiasa merenungkan tauratNya sebagai pemandu kita dalam menjalani hari-hari kita...
thanks Lord,cause You remainded me about it's all....
i know, this is so hard, but i will try to hold Your promises for me and for my family....
Minggu, 10 Mei 2009
mengampuni dengan "benar"
bagaimana yah...menyelesaikan semuanya ini...
mungkin ga yah, kondisi ini akan lebih baik???
tapi....
ketika aku jumpa dengannya, aku ngerasa masih ada yang harus diselesaikan....
dan suasana tidak seperti dulu lagi, tapi...
takut...
malu....
bingung...
kesal...
marah...
ketika aku berpikir, apakah aku sudah mengampuninya???
apakah dia juga sudah mengampuniku???
samakah kami dengan orang-orang pada umumnya.???
yang memandang ini bukan sesuatu yang serius???
aku kadang berpikir, apakah hanya perasaanku saja...yang menganggap masih ada masalah???
dan pernah juga berpikir, klo dia juga melihat masih ada masalah diantara kami,
kenapa dia ga meresponi aku untuk sama-sama memperbaiki kondisi ini????
mengampuni dengan benar....
bukanlah menunggu orang lain yang berinisiatif...
bukanlah menuntut bahwa orang lain memang selalu objek yang salah...
bukanlah hanya dipikirkan....
tapi mengampuni dengan benar, ...
adalah merendahkan diri untuk memperbaikinya...
adalah mencoba menjalin kembali komunikasi yang baikk...
adalah melihat bahwa disaat aku masih takut, kesal, marah, dan ga nyaman...
artinya aku belum mengampuninya dengan sungguh-sungguh...
TAPI
yang aku ragukan adalah..
apakah dia mau semuanya ini akan lebih baik????
apakah dia mau untuk mengampuni aku???
TUHAN...
aku tahu Engkau adalah pribadi yang telah menunjukkan pengampunan yang sejati pada kami...
aku tahu Engkau adalah pribadi yang selalu kami sakiti lewat tingkah laku kami, dan segala hal itu pun Engkau tetap mengampuni kami..
makasih Tuhan, dan ajar aku untuk menikmati pembelajaran "mengampuni sesamaku dengan benar"
Jumat, 01 Mei 2009
susah untuk diungkapkan
bibir ini begitu kelu untuk menceritakan segala sesuatunya pada orang-orang disekelilingku...
padahal...begitu banyak cerita yang aku bagikan kepada mereka, tetapi mengapa masalah yang satu ini sangat susah untuk kuungkapkan...
terkadang aku berpikir benarkah aku menikmati hidup anugerah yang telah dikerjakan oleh Yesus bagiku???????
aku ngerasa aku begitu bodoh mau diperalat oleh iblis dalam masalah yang berputar-putar ini....
setiap hari aku mengerjakan apa yang menjadi bagianku, setiap hari aku berusaha untuk maksimal dalam mengerjakan setiap kepercayaan yang Tuhan berikan kepadaku..tapi aku begitu egois terhadap masalahku sendiri...aku begitu berusaha untuk memperhatikan setiap pergumulan orang-orang disekelilingku, tapi aku tidak pernah berani untuk membagikan masalahku pada mereka............
apakah karena aku begitu kuat???? absolutely no!!!!!!
apakah karena aku mampu untuk mengendalikannya???absolutely no!!!!!!
terkadang aku ngerasa, sudah cukup jika hal ini hanya kuungkapkan kepada Tuhanku,..
ah..."terus kenapa aku sering mengatakan pada temanku, bahwa perlu kita menceritakan pergumulan kita pada orang lain, sehingga ada orang2 tertentu yang mendukung dan mengingatkan kita secara khusus"..ahhhhhhh.......
inilah yang menjadi penghambat terbesar bagiku sehingga aku semakin kerdil, aku sangat-sangat tidak mau kalau aku itu dikenal sebagai sosok yang LEMAH....
aku begitu kuatir akan masa depanku, aku begitu kuatir akan hari esokku, aku tidak mau menyusahkan orang lain karena masalah hidupku...
JEsus help me!!!
haruskah...
ketika sendiri...
aku bertanya di keheningan malam...
haruskah aku menahan air mata ini???
haruskah aku terlihat kuat menghadapi semua ini???
haruskah aku malu untuk berbagi masalahku???
haruskah masalah ini hanya aku biarkan berada dalam pikiranku saja???
haruskah aku terus berusaha untuk menyenangkan orang-orang yang aku sayangi???
haruskah aku berusaha untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan baik dan akhirnya menyesali ketika ada kesalahan kecil yang kulakukan???
haruskah...haruskah...haruskah...???!!!!
tidak...tidak...tidak...
menangislah jun...mengislah...
curahkanlah beban pikiranmu...
keluarlah dari kepenatanmu....
banyak orang yang mendukungmu...
banyak orang menyayangimu...
orang-orang yang kau sayangi tidak selalu menginginkan kamu perfek dalam segala hal...
mengislah jun...
Tuhan mengasihimu...
keluargamu mengasihimu...
orang-orang disekililingmu juga mengasihimu...
Tuhan...aku terlalu bejat dihadapanMu
Tuhan...aku merindukan pelukan kasih orang-orang yang kusayangi...
Tuhan...aku terlalu egois dan langsung membatasi Engkau berkarya dalam masalah ini
seharusnya...
aku menyadari bahwa aku tidak perfek
seharusnya...
aku menyadari bahwa aku tidak sanggup menahan semuanya dengan sendiri
seharusnya...
aku terbuka untuk mengijinkan Allah berkarya lewat orang-orang disekitarku
seharusnya...
dalam tangisanku aku semakin menikmati Allahku yang sangat mencintai aku
seharusnya...
aku menyadari bahwa kasihNya begitu hangat memelukku. AMIN
i am His instrument
maukah kau jadi anggur yang tertumpah bagiKU
maukah kau jadi saksi memberitakan FirmanKU...
aku mau jadi roti yang terpecah bagiMU
aku mau jadi anggur yang tertumpah bagiMU
aku mau jadi saksi memberitakan FirmanMU
melayani..melayani..lebih sungguh...
benar teman2 menjadi roti yang terpecah dan anggur yang tertumpah bukanlah sesuatu hal yang mudah, tetapi bagian kita yang telah dianugerahi KESELAMATAN adalah mengerjakan keselamatan kita dengan menjadi alat berkatNya ditengah2 dunia ini...dengan menjadi rekan sekerjaNya ditengah2 dunia ini...
saat ini ketika aku memutuskan untuk emnjadi calon guru maka aku harus benar2 memperlengkapi diriku untuk menjadi alat berkat membawa siswa/i untuk kemuliaanNya..
perlengkapan yang kubutuhkan saat ini bukanlah hanya masalah conten tetapi bagaimana hidupku sungguh2 kuperlengkapi dengan kebenaran yang akhirnya menjadi wordview keseluruhan hidupku...
hidup dengan belajar 3 hal : berbicara dengan benar, berpikir dengan benar, mengontrol emosi dengan benar..
benar dalam arti sesuai dengan perspektif kebenaran yang adalah benar benar benar (BIBLE)...
ketika Tuhan mengijinkan aku menjadi roti yang terpecah dan anggur yang tertumpah dengan tujuan untuk mejadi alatNya maka aku meyakini satu hal Dia akan memampukan aku dalam menjalani masa-masa sulit dalam pertumbuhanku...
i don't know
my feeling it's not equilibrium now...
i don't know why...
i'm afraid, this ice will broke, and i can't control that...
i'm afraid, peevish, confused, and i don't know....
my Lord...
forgive me.....
please hold my life in your hand...
please give me your strenght, to know what's your will...
now, i dont know..what i must doing..
i will try to strive in this condition.........
because i know, although i'm very wretch but my lord always keep my life...
thanks lord, because you always love me every moment....
i know i have no a people who i trust to help me for go out from this condition..
but throug this note, i can share my problem...
thanks lord when you always faithfullnes to heard every my prayer and always wait me...
mencoba untuk bertahan
suasana yang tidak pernah kamu rasakan...
jiwa yang tidak pernah seperti ini...
kamu dipaksa untuk tidak menjadi pribadimu...
sakit....
sesak....
kesal...
marah...
malu...
bingung...
terkadang, kamu merasa betapa jahatnya Tuhan itu...
tapi...
berhakkah kamu untuk menyatakan itu????
siapakah manusia sehingga menuntut Allah adil????
mencoba untuk bertahan dalam kondisi yang tidak nyaman..
mencoba untuk bertahan dalam begitu banyak pertanyaan yang tidak terpecahkan...
mencoba untuk bertahan berdiam walau itu bukan pribadimu...
mencoba untuk bertahan menjadi pribadi yang lain supaya lingkungan tetap nyaman dan menjadi berkat..
tapi tahukah kamu?????
ada rahasia dibalik semua ini...
Dia mau supaya kamu belajar mempercayai Dia dengan seutuhnya...
Dia mau supaya kamu belajar memiliki orang yang bisa kamu percayai atas masalah yang menghimpitmu..
Dia mau supaya kamu belajar untuk tidak terlalu cengeng..
dan mungkin Dia mau supaya kepribadianmu tidak sesembrono dulu...
Tuhan...
brikan ku kekuatan untuk bertahan seperti yang Kau ingini
Amin
Jumat, 24 April 2009
Hidup bagi sang pemberi kehidupan
kehidupan bukanlah sesuatu hak yang harus digenggam
kehidupan bukanlah sesuatu yang seharusnya kita terima
tapi...
kehidupan adalah bagimana kita berada dihadapan pencipta kita
kehidupan adalah bagaimana kita melakukan apa yang menjadi kerinduan sang pencipta kehidupan itu sendiri
kehidupan adalah bagaimana kita menyadari bahwa hidup ini singkat
kehidupan adalah bagaimana kita mengerti bahwa hidup yang diberikan sang pemberi kehidupan harus dipersembahkan seperti yang Dia rancang dan kehendaki
kehidupan yang sejati bukanlah di dunia ini...
kehidupan yang sejati adalah dimana kita bersama-sama dengan sang pencipta kehidupan itu
jadi...
kalau kehidupan bukanlah didunia ini...
apakah kita punya hak untuk bermain-main di dunia ini???
kehidupan yang sejati adalah bagaimana kita mempersembahkan hidup ketika didunia ini sungguh2 menyenangkan pencipta kita...
how??????
hidup dengan menyangkali kenyamanan untuk memperjuangkan kebenaran
hidup menyangkali diri untuk menyenangkan Dia sang pencipta kita
hidup dengan sadar mau menderita untuk menyampaikan kasih sang pemberi kehidupan itu sendiri
menghidupi hidup setiap hari dengan hidup di dalam sang pemberi kehidupan
MENYANGKAL DIRI, MEMIKUL SALIB, MENGIKUT KRISTUS (yang telah hidup dengan luar biasa)
Jumat, 17 April 2009
no error in God's plan
kenapa Tuhan menempatkan aku pada posisi sekarang ini????
tidakkah Allah salah pilih???
tidakkah terjadi error dalam rencaNya dalam hidupku???
tidakkah terlalu buruk aku untuk menerima kepercayaanNya ini???
tidakkah masih banyak diluar sana yang lebih hebat, pintar, cantik dari aku???
mengapa aku menjadi bagian dari orang yang dipilihNya???
jika aku menjadi Allah aku tidak akan mempercayakan ini pada diri ku yang seperti ini...
perasaan ini sering muncul, dalam pikiranku....
hidupku sangat berantakan...
hal yang aku tahu kebenaran susah untuk kulakukan...
kepercayaanku padaNya tidak sungguh2 nyata...
aku terlalu sering kuatir akan hidupku...
aku sangat susah untuk mengklaim janji-janjiNya bagiku..
tetapi.....
Allahku tidak pernah salah...
rencanaNya dalam memilih aku bukanlah suatu kesalahan....
Jikalau Dia menciptakan aku seperti ini, hal itu cukup untuk Dia pakai untuk kemulianNya...
Dia tidak menginginkan aku menjadi wonder woman...
Dia tidak menginginkan aku menjadi seorang pribadi yang tahu segalanya...
tetapiiiiiiiiiiiiii
cukuplah anugerahNya yang memperlayakkan aku untuk mengerjakan apa yang menjadi kerinduanNya lewat hidupku..(2 korintus 12 :9)
hal yang Dia inginkan hanyalah, aku sungguh-sungguh menjadikan Dia sebagai Tuhan atas hidupku...
dalam segala hal...tanpa terkecuali.., hal inilah yang sangat sulit bagiku saat ini...aku masih memberikan sebuah ruang bahwa aku sangat mengkuatirkan masa depanku...
bukan karena aku takut kedepan aku bisa jalani atau tidak dengan keputusanku ditempat ini, tetapi takut dengan ekspektasinya orang tuaku terhadap aku apakah akhirnya aku tetap dapat mempertanggungjawabkan pilihanku ini dihadapan Allah dan tetap setia mengerjakan visi yang kupercayai ????
aku benar-benar jadi bingung...
Tuhan ajar aku dan pimpin aku untuk rendah hati, terus setia semakin mengenal apa yang menjadi kehendakMU dalam hidupku....
ajar juga aku boleh belajar untuk mempercayai janji dan pemeliharaanMU...
terimakasih Tuhan karena untuk turut serta menjadi bagian dari rencanaMu ditengah-tengah dunia ini pilihanMu atasku bukanlah suatu kesalahan...pilihanMu atasku tidak memandang apa yang aku miliki dan apa yang mampu aku kerjakan....
semua hanya karena AnugerahMU...
Anugerah yang seharusnya aku hargai dengan memberi yang terbaik dalam segala hal....
Anugerah yang akhirnya semakin melihat bahwa diriku tidak ada apa-apanya...
Anugerah yang tidak menuntut ditengah-tengah dunia ini...
Anugerah yang lewat hidupku memberi pengertian kepada dunia bahwa Allahku unik dan luar biasa...
ALLAH TIDAK PERNAH SALAH DALAM MEMILIH AKU DALAM ANUGERAHNYA
Hidup
I nspirasi apa yang kuperlukan?
D unia seperti apa yang kuingini?
U capan seperti apa yang ingin ku dengar?
P ada siapa yang tepat mencurahkan ini semua?
HIDUP, memang susah untuk dimengerti..
HIDUP, memang harus dijalani..
HIDUP...HIDUP...HIDUP
terkadang aku bingung...
sudahkah HIDUPku kujalani dengan benar?
sudahkah HIDUPku berdampak bagi orang lain?
sudahkah HIDUPku menyenangkan orang lain?
sudahkah HIDUPku menjadi berkat bagi orang lain?
HIDUP..HIDUP..HIDUP..
HIDUP HARUS SENANTIASA DISYUKURI
HIDUP HARUS SENANTIASA DINIKMATI
HIDUP HARUS SENANTIASA DIBAGIKAN
HIDUP HARUS SENANTIASA DIPERJUANGKAN UNTUK MENYENANGKAN DIA SANG PEMBERI KEHIDUPAN