Minggu, 10 Mei 2009

mengampuni dengan "benar"

aku bingung...
bagaimana yah...menyelesaikan semuanya ini...
mungkin ga yah, kondisi ini akan lebih baik???
tapi....
ketika aku jumpa dengannya, aku ngerasa masih ada yang harus diselesaikan....
dan suasana tidak seperti dulu lagi, tapi...
takut...
malu....
bingung...
kesal...
marah...

ketika aku berpikir, apakah aku sudah mengampuninya???
apakah dia juga sudah mengampuniku???
samakah kami dengan orang-orang pada umumnya.???
yang memandang ini bukan sesuatu yang serius???

aku kadang berpikir, apakah hanya perasaanku saja...yang menganggap masih ada masalah???
dan pernah juga berpikir, klo dia juga melihat masih ada masalah diantara kami,
kenapa dia ga meresponi aku untuk sama-sama memperbaiki kondisi ini????

mengampuni dengan benar....
bukanlah menunggu orang lain yang berinisiatif...
bukanlah menuntut bahwa orang lain memang selalu objek yang salah...
bukanlah hanya dipikirkan....

tapi mengampuni dengan benar, ...
adalah merendahkan diri untuk memperbaikinya...
adalah mencoba menjalin kembali komunikasi yang baikk...
adalah melihat bahwa disaat aku masih takut, kesal, marah, dan ga nyaman...
artinya aku belum mengampuninya dengan sungguh-sungguh...

TAPI
yang aku ragukan adalah..
apakah dia mau semuanya ini akan lebih baik????
apakah dia mau untuk mengampuni aku???

TUHAN...
aku tahu Engkau adalah pribadi yang telah menunjukkan pengampunan yang sejati pada kami...
aku tahu Engkau adalah pribadi yang selalu kami sakiti lewat tingkah laku kami, dan segala hal itu pun Engkau tetap mengampuni kami..
makasih Tuhan, dan ajar aku untuk menikmati pembelajaran "mengampuni sesamaku dengan benar"

Jumat, 01 Mei 2009

susah untuk diungkapkan

bibir ini begitu kelu untuk menceritakan segala sesuatunya pada orang-orang disekelilingku...

padahal...begitu banyak cerita yang aku bagikan kepada mereka, tetapi mengapa masalah yang satu ini sangat susah untuk kuungkapkan...

terkadang aku berpikir benarkah aku menikmati hidup anugerah yang telah dikerjakan oleh Yesus bagiku???????

aku ngerasa aku begitu bodoh mau diperalat oleh iblis dalam masalah yang berputar-putar ini....

setiap hari aku mengerjakan apa yang menjadi bagianku, setiap hari aku berusaha untuk maksimal dalam mengerjakan setiap kepercayaan yang Tuhan berikan kepadaku..tapi aku begitu egois terhadap masalahku sendiri...aku begitu berusaha untuk memperhatikan setiap pergumulan orang-orang disekelilingku, tapi aku tidak pernah berani untuk membagikan masalahku pada mereka............

apakah karena aku begitu kuat???? absolutely no!!!!!!

apakah karena aku mampu untuk mengendalikannya???absolutely no!!!!!!

terkadang aku ngerasa, sudah cukup jika hal ini hanya kuungkapkan kepada Tuhanku,..

ah..."terus kenapa aku sering mengatakan pada temanku, bahwa perlu kita menceritakan pergumulan kita pada orang lain, sehingga ada orang2 tertentu yang mendukung dan mengingatkan kita secara khusus"..ahhhhhhh.......

inilah yang menjadi penghambat terbesar bagiku sehingga aku semakin kerdil, aku sangat-sangat tidak mau kalau aku itu dikenal sebagai sosok yang LEMAH....

aku begitu kuatir akan masa depanku, aku begitu kuatir akan hari esokku, aku tidak mau menyusahkan orang lain karena masalah hidupku...

JEsus help me!!!

haruskah...

ketika sendiri...

aku bertanya di keheningan malam...

haruskah aku menahan air mata ini???

haruskah aku terlihat kuat menghadapi semua ini???

haruskah aku malu untuk berbagi masalahku???

haruskah masalah ini hanya aku biarkan berada dalam pikiranku saja???

haruskah aku terus berusaha untuk menyenangkan orang-orang yang aku sayangi???

haruskah aku berusaha untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan baik dan akhirnya menyesali ketika ada kesalahan kecil yang kulakukan???

haruskah...haruskah...haruskah...???!!!!

tidak...tidak...tidak...

menangislah jun...mengislah...

curahkanlah beban pikiranmu...

keluarlah dari kepenatanmu....

banyak orang yang mendukungmu...

banyak orang menyayangimu...

orang-orang yang kau sayangi tidak selalu menginginkan kamu perfek dalam segala hal...

mengislah jun...

Tuhan mengasihimu...

keluargamu mengasihimu...

orang-orang disekililingmu juga mengasihimu...

Tuhan...aku terlalu bejat dihadapanMu

Tuhan...aku merindukan pelukan kasih orang-orang yang kusayangi...

Tuhan...aku terlalu egois dan langsung membatasi Engkau berkarya dalam masalah ini

seharusnya...

aku menyadari bahwa aku tidak perfek

seharusnya...

aku menyadari bahwa aku tidak sanggup menahan semuanya dengan sendiri

seharusnya...

aku terbuka untuk mengijinkan Allah berkarya lewat orang-orang disekitarku

seharusnya...

dalam tangisanku aku semakin menikmati Allahku yang sangat mencintai aku

seharusnya...

aku menyadari bahwa kasihNya begitu hangat memelukku. AMIN

i am His instrument

maukah kau jadi roti yang terpecah bagiKU
maukah kau jadi anggur yang tertumpah bagiKU
maukah kau jadi saksi memberitakan FirmanKU...

aku mau jadi roti yang terpecah bagiMU
aku mau jadi anggur yang tertumpah bagiMU
aku mau jadi saksi memberitakan FirmanMU
melayani..melayani..lebih sungguh...

benar teman2 menjadi roti yang terpecah dan anggur yang tertumpah bukanlah sesuatu hal yang mudah, tetapi bagian kita yang telah dianugerahi KESELAMATAN adalah mengerjakan keselamatan kita dengan menjadi alat berkatNya ditengah2 dunia ini...dengan menjadi rekan sekerjaNya ditengah2 dunia ini...

saat ini ketika aku memutuskan untuk emnjadi calon guru maka aku harus benar2 memperlengkapi diriku untuk menjadi alat berkat membawa siswa/i untuk kemuliaanNya..
perlengkapan yang kubutuhkan saat ini bukanlah hanya masalah conten tetapi bagaimana hidupku sungguh2 kuperlengkapi dengan kebenaran yang akhirnya menjadi wordview keseluruhan hidupku...

hidup dengan belajar 3 hal : berbicara dengan benar, berpikir dengan benar, mengontrol emosi dengan benar..
benar dalam arti sesuai dengan perspektif kebenaran yang adalah benar benar benar (BIBLE)...

ketika Tuhan mengijinkan aku menjadi roti yang terpecah dan anggur yang tertumpah dengan tujuan untuk mejadi alatNya maka aku meyakini satu hal Dia akan memampukan aku dalam menjalani masa-masa sulit dalam pertumbuhanku...

i don't know

what do you want me to say???
my feeling it's not equilibrium now...
i don't know why...

i'm afraid, this ice will broke, and i can't control that...
i'm afraid, peevish, confused, and i don't know....

my Lord...
forgive me.....
please hold my life in your hand...
please give me your strenght, to know what's your will...

now, i dont know..what i must doing..
i will try to strive in this condition.........
because i know, although i'm very wretch but my lord always keep my life...

thanks lord, because you always love me every moment....
i know i have no a people who i trust to help me for go out from this condition..
but throug this note, i can share my problem...
thanks lord when you always faithfullnes to heard every my prayer and always wait me...

mencoba untuk bertahan

lingkungan yang tidak pernah kamu alami...
suasana yang tidak pernah kamu rasakan...
jiwa yang tidak pernah seperti ini...
kamu dipaksa untuk tidak menjadi pribadimu...

sakit....
sesak....
kesal...
marah...
malu...
bingung...

terkadang, kamu merasa betapa jahatnya Tuhan itu...
tapi...
berhakkah kamu untuk menyatakan itu????
siapakah manusia sehingga menuntut Allah adil????

mencoba untuk bertahan dalam kondisi yang tidak nyaman..
mencoba untuk bertahan dalam begitu banyak pertanyaan yang tidak terpecahkan...
mencoba untuk bertahan berdiam walau itu bukan pribadimu...
mencoba untuk bertahan menjadi pribadi yang lain supaya lingkungan tetap nyaman dan menjadi berkat..

tapi tahukah kamu?????
ada rahasia dibalik semua ini...
Dia mau supaya kamu belajar mempercayai Dia dengan seutuhnya...
Dia mau supaya kamu belajar memiliki orang yang bisa kamu percayai atas masalah yang menghimpitmu..
Dia mau supaya kamu belajar untuk tidak terlalu cengeng..
dan mungkin Dia mau supaya kepribadianmu tidak sesembrono dulu...

Tuhan...
brikan ku kekuatan untuk bertahan seperti yang Kau ingini
Amin